Mempelajari Posisi Dasar
Mengetik tanpa melihat keyboard (touch typing) dimulai dari posisi dasar (home position), tempat jari-jarimu beristirahat. Secepat apa pun seseorang mengetik, jarinya selalu berangkat dari posisi ini dan kembali ke sini setelah setiap ketukan. Halaman ini menjelaskan cara menemukan posisi dasar, di mana meletakkan jari, dan cara berlatih sampai menjadi refleks, mengikuti peringkat di Kneading Cat Typing.
Apa itu posisi dasar
Posisi dasar adalah jari-jari yang berjajar di baris tengah keyboard, yaitu baris yang berisi A dan J. Mulai dari kelingking, tangan kiri bertumpu di A, S, D, dan F; mulai dari telunjuk, tangan kanan bertumpu di J, K, L, dan tombol simbol di sebelah kanan L. Kedua ibu jari bertumpu ringan di tombol spasi.
Dari titik ini, hampir semua tombol bisa dijangkau hanya dengan menggerakkan satu jari sedikit ke atas, ke bawah, atau ke samping. Sebaliknya, jika titik awalmu bergeser, semua tombol pun ikut bergeser sedikit. Jika kamu sering salah ketik, hal pertama yang perlu diperiksa adalah apakah jarimu kembali ke posisi dasar.
Temukan lewat tonjolan di F dan J
Di sebagian besar keyboard, tombol F dan J memiliki tonjolan kecil di permukaannya. Tonjolan itu ada agar kamu bisa menemukan tempat kedua telunjuk tanpa melihat ke bawah. Saat meletakkan tangan di keyboard, cari dulu tonjolan ini dengan telunjuk, lalu jajarkan jari lainnya di baris yang sama.
Keyboard di layar bagian bawah Kneading Cat Typing juga menandai F dan J dengan garis kecil di bawah hurufnya, seperti keyboard sungguhan. Tombol yang kamu tekan menyala di layar, sehingga kamu bisa memeriksa tombol mana yang ditekan jarimu tanpa melihat tangan. Saat mengetik soal, tombol berikutnya yang harus ditekan juga ditandai.
Letak jari dan tombol yang dipegang setiap jari
Setiap jari di posisi dasar pada dasarnya bertanggung jawab atas tombol tepat di atas dan di bawahnya. Misalnya, jari tengah kiri bertumpu di D dan juga memegang E di atasnya dan C di bawahnya. Hanya telunjuk yang memegang satu kolom tambahan ke arah tengah: telunjuk kiri memegang G, T, dan B selain kolom F, dan telunjuk kanan memegang H, Y, dan N selain kolom J, sehingga telunjuk memiliki lebih banyak tombol daripada jari lain.
Baris angka berjarak dua baris dari posisi dasar, terlalu jauh untuk dijangkau hanya dengan menjulurkan jari. Kamu sedikit mengangkat seluruh tangan untuk menjangkaunya lalu segera kembali setelah menekan. Di aplikasi ini, angka 6 diketik dengan tangan kiri dan 7 dengan tangan kanan.
Jangan menekan jari kuat-kuat ke tombol; biarkan jari sedikit melengkung sehingga ujungnya hanya menyentuh tombol. Mengangkat sedikit pergelangan tangan, alih-alih menekannya ke meja, membuat jari lebih mudah bergerak.
Biasakan “ketik, lalu kembali”
Bagian terpenting dalam mempelajari posisi dasar adalah mengembalikan jari setelah setiap ketukan. Jika kamu menjangkau tombol berikutnya tanpa kembali, jaraknya berubah setiap kali dan letak tombol tidak pernah melekat. Jika kamu menghafal setiap tombol sebagai “ke arah mana dan seberapa jauh dari posisi dasar”, gerakan yang sama akan selalu mencapai tombol yang sama, tanpa melihat.
Tidak apa-apa lambat di awal. Pikirkan kecepatan hanya setelah kebiasaan kembali terasa alami. Skor di aplikasi ini hanya menghitung karakter yang diketik dengan benar, dan setelah salah ketik kamu tidak bisa lanjut sampai memperbaikinya, sehingga mengetik dengan mantap dan tepat menaikkan skor lebih banyak daripada terburu-buru.
Urutan latihan di peringkat
Peringkat di Kneading Cat Typing memperluas jangkauan tombol satu baris demi satu baris, berpusat pada posisi dasar. Kamu menaikkan tangan kanan dan kiri secara bergantian, lalu lanjut ke peringkat dua tangan.
- Magang (hanya baris dasar): tangan kanan hanya memakai h, j, k, dan l; tangan kiri hanya a, s, d, f, dan g. Jarimu paling sedikit bergerak di sini, jadi inilah tahap mempelajari letak jari serta gerakan menekan lalu kembali.
- Peregangan (baris di atas): baris di atas ditambahkan ke baris dasar. Soal seperti “aq sw de fr gt”, yang bolak-balik antara tombol dasar dan tombol tepat di atasnya, mengajarkan jarak menjulur dan kembali.
- Mengasah Cakar (baris di bawah): baris dasar dan baris di bawahnya. Menjangkau baris bawah berarti menekuk jari, jadi dilatih sebagai rasa yang berbeda dari baris atas.
- Dewasa (ketiga baris): baris atas, dasar, dan bawah dicampur. Sampai tahap ini, kamu bergantian antara tangan kanan (Kaki Kanan) dan tangan kiri (Kaki Kiri).
- Menguleni (dua tangan): dengan urutan yang sama, dimulai dari baris dasar kedua tangan lalu melebar ke baris atas dan bawah.
- Angka (baris angka): berlatih baris angka. Soal seperti “j7j8j9j0” menjangkau dari F atau J ke sebuah angka lalu kembali, sehingga kamu mempelajari angka sambil tetap memperhatikan jarak dari posisi dasar.
Peringkat yang hanya berisi baris dasar mungkin terasa terlalu mudah, tetapi membiasakan jari dengan tempatnya di sini membuat tombol baru di peringkat berikutnya jauh tidak membingungkan. Setiap peringkat dijelaskan secara rinci di halaman Peringkat.
Memeriksa apakah kamu sudah hafal
Kamu bisa mengetahui apakah posisi dasar sudah melekat dengan bertanya pada diri sendiri: bisakah kamu meletakkan kedua tangan dengan benar hanya dengan meraba tonjolan di F dan J, tanpa melihat? Saat salah ketik, tahukah kamu jari mana yang meleset ke arah mana? Setelah mengetik beberapa karakter, apakah jarimu kembali ke posisi dasar dengan sendirinya? Jika ada yang belum yakin, kembalilah ke peringkat sebelumnya dan ketik ulang soal yang sama dengan tepat. Soal dari peringkat yang sudah lulus bisa diketik ulang kapan saja di mode latihan.